Sunday, November 18, 2012

Hikmah Kajian Subuh Bersama Aa Gym @Daarut Tauhid

Seperti biasa selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah, aa selalu on air melalui MQ FM disaksikan juga oleh para jamaah di masjid DT, Pembahasan kajian subuh ini membahas tentang waktu, tetapi yang ingin saya share disini adalah, ketika selesai pembahasan tentang waktu, aa kemudian membuka sesi tanya jawab dengan pendengar dirumah dan jamaah dimasjid, masuklah penelpon pertama yang bernama kang yayan, beliau curhat dengan aa, kurang lebih seperti ini:

Kang yayan : Assalammualaikum A, saya yayan ( 36 Tahun ) dari banjaran, saya mau minta doanya a, semoga saya bisa diberikan kesembuhan dan kesabaran A, saya sudah 7 tahun sakit A, karena Sarap saya yang Terjepit sehingga saya tidak bisa Jalan dan hanya bisa terbaring ditempat tidur, saat ini saya hanya tinggal berdua dengan ibu saya ( 68 tahun ), sejak saya terkena lumpuh saya ditinggalkan oleh isitri dan 2 orang anak saya A, setiap hariyang merawat saya hanyalah Ibu saya sendiri, dan ketika beliau berangkat kerja saya cuma sendiri dirumah, mandi, makan, minum, dan buang hajat pun ibu saya yang membantu saya A,...
Kemudian Aa Gym pun memberikan respon atas apa yang kang yayan sampaikan, dengan berkoordinasi dengan Pengurus DT untuk bisa membantu Kang Yayan, banyak hal yang aa sampaikan, aa pun memberikan pertanyaan kepada kang yayan..
Aa Gym       : Bagaimana caranya Kang Yayan menyikapi kondisi yang Kang Yayan Kini hadapi...?
Kang Yayan : Ya, dihadapi dengan sabar dan tawakal saja A, Mengeluh pun gak ada guna,
Aa Gym    : Kondisi yang sekarang Kang Yayan Hadapi apakah semakin mendekatkan Kang Yayan dengan Allah...?
Kang Yayan : Iya A, kondisi yang sekarang saya hadapi semakin membuat saya sadar bahwa saya harus semakin dekat dengan Allah,
Kemudian Aa pun memberikan saran dan masukan kembali kepada Kang Yayan, selain sabar dan tawakal, Setidaknya Kang Yayan mampu memanfaatkan waktu yang ada dengan aktifitas yang bermanfaat, seperti menghapal Al-Qur'an, Agar aktifitas sehari harinya kian bermanfaat dan kian dekat dengan Allah SWT. Kang Yayan pun dengan senang hati menerima setiap masukan dan nasehat dari Aa.

Selesailah percakapan pertama dengan Kang Yayan, Kemudian dilanjut dengan penelpon kedua, ternyata penelpon kedua ini adalah seorang Ibu yang merupakan dokter Ahli Saraf, Beliau ternyata mendengarkan diradio perbincangan antara Aa dengan Kang Yayan, dan beliaupun langsung memberikan respon bahwa beliau tadi mendengarkan perbincangan Aa dengan Kang Yayan mengenai sakit yang dideritanya. Tanpa panjang lebar Sang Ibu ini pun langsung meminta alamat dan no telepon yang bisa dihubungi untuk membantu Kang Yayan. Allahuakbar, tidak ada yang kebetulan semuanya sudah diskenariokan oleh Allah SWT, dan ini adalah skenario indah yang Allah rencankan untuk Kang Yayan dengan menghadirkan Sang ibu dokter ahli saraf yang ikhlas mau untuk berpartisipasi membantu Kang Yayan.
Bagi saya ini adalah pengalaman yang berharga untuk saya tulis, percakapan yang saya tulis ini memang tidaklah sama persis seperti perbincangan yang asli, setidaknya apa yang saya tangkap dan saya ingat bisa saya tuliskan sebagai bahan renungan untuk diri sendiri dan untuk orang lain yang membaca tulisan ini. Sebagai Bahan renungan untuk kita, Yakinlah bahwa pertolongan Allah itu akan sangat dekat manakala kita senantiasa berdoa, sabar, dan tawakal karena sungguh Allah SWT tidak menurunkan suatu ujian melainkan Allah sudah mengukur kapasitas kemampuan kita dalam menghadapinya dan Allah tidak akan menurunkan ujian melebihi batas kemampuan kita. Sebagaimana Firmannya

”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS Al Baqarah [2] : 286).
  
Pertolongan Allah itu akan datang dan indah pada waktunya manakala kitapun terus yakin bahwa Allah lah satu satunya penolong untuk kita, dan kalaupun ada yang seseorang yang datang menolong diri kita itu adalah sebuah jalan atau perantara dari Allah SWT. Mari kita simak Pesan dari Rasulullah SAW yang begitu indah ini :

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang muslim itu adalah saudara muslim lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan menghinakannya. Barang siapa yang membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan memenuhi keperluannya. Barang siapa yang melapangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat nanti. Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat. -Muslim -

Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menolong sesama saudara muslim, Saling menolong dan membantu meringankan kesulitan orang lain adalah amalan yang sangat mulia, dan jika kita ikhlas melakukannya Allah pun akan mengganjarkan pahala yang luar biasa untuk kita.

Semoga kisah ini bisa bermanfaat untuk kita ambil hikmahnya dan semakin membuka hati kita bahwa saling tolong menolong itu merupakan yang mulia yang bisa dilakukan oleh siapa saja termasuk diri kita, dan yakinlah mana kala kita ikhlas menolong dan membantu sesama maka Alah pun akan meringankan beban atau masalah yang kita hadapi.

Wallahualam Bissawab

15 November 2012








Gunawan Alfarizi,
Mahasiswa Ekstensi 2011 Institut Sains Dan Teknologi Nasional |
Teknik Telekomunikasi | Engineer On Site PT Telkom | Kontributor Penulis 165 

0 comments:

Post a Comment