• Sesama Aktifis Jangan Saling Mencela

    Kali ini saya ingin sedikit menuliskan tentang banyaknya mereka yang mengaku sebagai aktifis Dakwah ( dari berbagai macam harakah ) yang sering berkicau didunia maya yang sering kali bersilat lidah karena perbedaan pandangan akan suatu permasalahan, sehingga ada diantara mereka yang begitu lantang mengeluarkan kata kata celaan demi mempertahankan argument yang mereka yakini.......

  • Malulah Kita Kepada Allah

    Malulah kita kepada yang menganugerahkan kita dua buah mata yang bisa melihat, namun kita gunakan untuk maksiat.. Malulah kita kepada yang menganugerahkan kita lisan yang bisa berbicara namun kita gunakan untuk berkata nista dan dusta.. Malulah kita kepada Allah yang menganugerahkan kita dua buah telinga yang bisa mendengar....

  • Gempa DiAceh Dan Kudeta DiMesir

    2 Juli 2013 Negeri Serambi Mekah kembali diguncang oleh gempa bumi dengan kekuatan 6.2 SR yang terjadi selama 23 kali. Tidak bisa kita pungkiri bahwa disetiap ujian yang Allah berikan pasti mengandung saripati hikmah yang bisa kita petik dan kita jadikan pelajaran, karena Allah tidak akan menguji suatu kaum melainkan sesuai dengan kemampuan....

Monday, November 28, 2011

Seorang Ibu Kondektur Bus 122 Jurusan Cikarang-Senen

Setiap pagi saya biasa berangkat dari rumah pukul 05.00 wib dengan diantar oleh kakak laki laki ke tempat saya biasa naik bus, tepatnya di daerah cibitung sebelum masuk tol cibitung. Bus yang setiap hari saya naiki ini adalah adalah bus mayasari no 122 jurusan cikararang-jatibening-senen, terkadang pukul 05.30 bus ini tiba dan saya pun naik, seperti biasa entah kenapa minggu minggu ini saya selalu bertemu dengan seorang ibu yang ternyata menjadi kondektur bus tersebut, ya walaupun saya gak tau nama beliau, tapi beliau sangat ramah, setiap kali mempersilakan penumpang duduk beliau selalu tersenyum, setiap kali ia meminta para penumpang untuk membayar ongkos bus, beliau meminta dengan sangat sopan dan ramah. kali ini saya bertemu dengan beliau kembali dengan menggunakan baju kondekturnya dan jilbab warna merah muda, terkadang beliau memakai jilbab warna biru muda, sungguh pakaian yang beliau gunakan sangat sederhana, bahkan sendal yang di gunakannya hanyalah sendal jepit yang sudah lusuh, terkadang di sepanjang perjalanan beliau suka mengajak ngobrol penumpang bahkan para pedagang asongan atau pengamen yang ada di dalam bus.

Pulang kerja biasanya saya menunggu bus 122 ini di daerah kelor dekat markas abri, sekitar pukul 20.00 wib, dan bus yang saya tunggu ini adalah bus terakhir, dan subhanallah ternyata saya bertemu lagi dengan sang ibu kondektur tadi, walaupun sudah larut malam entah mengapa senyum di wajahnya tidak pernah berkurang ketika mempersilakan penumpang untuk duduk, jarang saya menemukan konduktur yang begitu ramah seperti ibu ini.


Semoga esok saya punya keberanian dan kesempatan untuk menanyakan nama beliau :)

to be continued,,,

-mnc finance /29/11/ 2011-


Read More

Sunday, November 27, 2011

Hijrahkan Hatimu

Kita awali dengan sebuah kisah tentang Umar bin Khattab ra

Umar bin Khattab ra terkenal sebagai orang yang berwatak keras dan bertubuh tegap. Sering kali pada awalnya (sebelum masuk Islam) kaum muslimin mendapatkan perlakukan kasar darinya. Sebenarnya di dalam hati Umar sering berkecamuk perasaan-perasaan yang berlawanan, antara pengagungannya terhadap ajaran nenek moyang, kesenangan terhadap hiburan dan mabuk-mabukan dengan kekagumannya terhadap ketabahan kaum muslimin serta bisikan hatinya bahwa boleh jadi apa yang dibawa oleh Islam itu lebih mulia dan lebih baik.

Sampailah kemudian suatu hari, beliau berjalan dengan pedang terhunus untuk segera menghabisi Rasulullah SAW. Namun di tengah jalan, beliau dihadang oleh Abdullah an-Nahham al-‘Adawi seraya bertanya:

“Hendak kemana engkau ya Umar ?”,
“Aku hendak membunuh Muhammad”, jawabnya.
“Apakah engkau akan aman dari Bani Hasyim dan Bani Zuhroh jika engkau membunuh Muhammad ?”,
“Jangan-jangan engkau sudah murtad dan meninggalkan agama asal-mu?”. Tanya Umar.
“Maukah engkau ku tunjukkan yang lebih mengagetkan dari itu wahai Umar, sesungguhnya saudara perempuanmu dan iparmu telah murtad dan telah meninggalkan agamamu”, kata Abdullah.

Setelah mendengar hal tersebut, Umar langsung menuju ke rumah adiknya. Saat itu di dalam rumah tersebut terdapat Khabbab bin Art yang sedang mengajarkan al-Quran kepada keduanya (Fatimah, saudara perempuan Umar dan suaminya). Namun ketika Khabbab merasakan kedatangan Umar, dia segera bersembunyi di balik rumah. Sementara Fatimah, segera menutupi lembaran al-Quran.

Sebelum masuk rumah, rupanya Umar telah mendengar bacaan Khabbab, lalu dia bertanya :

“Suara apakah yang tadi saya dengar dari kalian?”,
“Tidak ada suara apa-apa kecuali obrolan kami berdua saja”, jawab mereka
“Pasti kalian telah murtad”, kata Umar dengan geram
“Wahai Umar, bagaimana pendapatmu jika kebenaran bukan berada pada agamamu ?”, jawab ipar Umar.

Mendengar jawaban tersebut, Umar langsung menendangnya dengan keras hingga jatuh dan berdarah. Fatimah segera memba-ngunkan suaminya yang berlumuran darah, namun Fatimah pun ditampar dengan keras hingga wajahnya berdarah, maka berkata-lah Fatimah kepada Umar dengan penuh amarah:

“Wahai Umar, jika kebenaran bukan terdapat pada agamamu, maka aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah”

Melihat keadaan saudara perempuannya dalam keadaan ber-darah, timbul penyesalan dan rasa malu di hati Umar. Lalu dia meminta lembaran al-Quran tersebut. Namun Fatimah menolaknya seraya mengatakan bahwa Umar najis, dan al-Quran tidak boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang telah bersuci. Fatimah memerintahkan Umar untuk mandi jika ingin menyentuh mushaf tersebut dan Umar pun menurutinya.

Setelah mandi, Umar membaca lembaran tersebut, lalu membaca : Bismillahirrahmanirrahim. Kemudian dia berkomentar: “Ini adalah nama-nama yang indah nan suci”

Kemudian beliau terus membaca :
طه
Hingga ayat :

إنني أنا الله لا إله إلا أنا فاعبدني وأقم الصلاة لذكري

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”
(QS. Thaha : 14)
Beliau berkata :

“Betapa indah dan mulianya ucapan ini. Tunjukkan padaku di mana Muhammad”.

Mendengar ucapan tersebut, Khabab bin Art keluar dari balik rumah, seraya berkata: “Bergembiralah wahai Umar, saya berharap bahwa doa Rasulullah SAW pada malam Kamis lalu adalah untukmu, beliau SAW berdoa :

“Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang dari dua orang yang lebih Engkau cintai; Umar bin Khattab atau Abu Jahal bin Hisyam”. Rasulullah SAW sekarang berada di sebuah rumah di kaki bukit Shafa”.

Umar bergegas menuju rumah tersebut seraya membawa pedangnya. Tiba di sana dia mengetuk pintu. Seseorang yang ber-ada di dalamnya, berupaya mengintipnya lewat celah pintu, dilihatnya Umar bin Khattab datang dengan garang bersama pedangnya. Segera dia beritahu Rasulullah SAW, dan merekapun berkumpul. Hamzah bertanya:

“Ada apa ?”.
“Umar” Jawab mereka.
“Umar ?!, bukakan pintu untuknya, jika dia datang membawa kebaikan, kita sambut. Tapi jika dia datang membawa keburukan, kita bunuh dia dengan pedangnya sendiri”.

Rasulullah SAW memberi isyarat agar Hamzah menemui Umar. Lalu Hamzah segera menemui Umar, dan membawanya menemui Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW memegang baju dan gagang pedangnya, lalu ditariknya dengan keras, seraya berkata :

“Engkau wahai Umar, akankah engkau terus begini hingga kehinaan dan adzab Allah diturunakan kepadamu sebagaimana yang dialami oleh Walid bin Mughirah ?, Ya Allah inilah Umar bin Khattab, Ya Allah, kokohkanlah Islam dengan Umar bin Khattab”.

Maka berkatalah Umar :
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah, dan Engkau adalah Rasulullah .
Kesaksian Umar tersebut disambut gema takbir oleh orang-orang yang berada di dalam rumah saat itu, hingga suaranya terdengar ke Masjidil-Haram.

Masuk Islamnya Umar menimbulkan kegemparan di kalangan orang-orang musyrik, sebaliknya disambut suka cita oleh kaum muslimin.

Dari kisah di atas kita bisa mengambil ibroh bahwa Sungguh Jika Allah sudah berkehendak untuk merubah dan membolak balikan hati seorang hamba, maka tidak akan ada yang dapat menghalanginya. Allah memberikan hidayah pada orang orang yang Dia pilih. Allah lah yang kuasa melembutkan hati hamba hambanya yang keras, Allah lah yang berkuasa menyinari hati yang kelam menjadi hati yang bersinar dengan terang. Maka Tak usah kita ragu akan kekuatan Allah dalam merubah hati setiap hambaNya, Kun Fayakun, terjadi maka terjadilah,

Diawal tahun baru Hijriah 1433 H ini, mari kita hijrahkan hati kita ke arah yang lebih Allah cintai, sehingga hati kita senantiasa terpaut kedalam cintaNya Allah.

'Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik'

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.”


[HR.Tirmidzi]


Read More

Doa Ku Hari Ini


Duhai Allah Yang Maha Pengasih,

Engkau ciptakan kedua mata ini, yang dengannya aku dapat melihat dan meneteskan butiran air mata karena kerinduan kepadaMu,
Engkau ciptakan Lisan ini, yang dengannya aku dapat membaca Berdzikir menyebut namamu dan memohon ampunanMu,
Engkau ciptakan kedua telinga ini, yang dengannya aku dapat mendengerkan alunan Al-qur'an dan nasehat nasehat kebaikan agar aku bisa lebih dekat denganMu,
Engkau ciptakan kedua tangan ini, yang dengannya aku dapat berbagi sesuatu dengan mereka yang membutuhkan,
Engkau ciptakan kedua kaki ini, yang dengannya aku dapat melangkahkan diri ku menuju rumahMu,
Ya Rabb, engkau ciptakan hati ini, yang dengannya aku dapat merasa, aku dapat berbisik denganMu tanpa di ketahui banyak orang, dan aku dapat berteriak menyebut namaMu ketika aku sendirian, maka jagalah hati dari hal hal yang dapat menjauhkan diriku dari nilai nalai kebaikan yang Engkau Ridhoi,



Ya Allah Ya Ghaffar,

Ampuni jika selama ini hamba menggunakan mata ini untuk melihat yang tidak engkau rindhai,
Ampuni jika selama ini hamba menggunakan lisan ini untuk berkata yang buruk,
Ampuni jika selama ini hamba menggunakan telinga ini untuk mendengarkan hal hal yang merusak hati dan pikiran,
Ampuni jika selama ini hamba menggunakan tangan ini untuk menyentuk sesuatu yang tidak selayaknya aku sentuh,
Ampuni jika selama ini hamba jarang menggunakan kaki ini untuk berangkat menuju rumahMu,
Ampuni jika selama ini hamba menggunakan Hati ini untuk berprasangka buruk.

Ya Rahman Ya Rahim, Sungguh engkau tidak menciptakan semua ini dengan sia sia,
Ya Allah, jadikanlah mata ini cahaya, lisan ini cahaya, telinga ini cahaya, tangan ini cahaya, kaki ini cahaya, dan hati ini cahaya, yang dengan cahaya cintaMu Hamba kian merasa dekat denganMU,

Ya Rabb Puji Syukur Atas segala karunia dan kenikmatan yang Engkau berikan pada Hamba,


Engkaulah sebaik baiknya penjaga diri ini Ya Rabb

-mnc finance /28/11/2011-

Read More

Thursday, November 24, 2011

Saujana – Bulan Bintang


Download video clip Saujana Bulan Bintang

Lirik :

Rembulan cahaya menawan
Menerangi kegelapan malam
Berbintang sinar berkelipan
Menghiasi cahaya rembulan

Bulan dan bintang menjadi saksi
Kebesaran Ilahi

Bintang-bintang bertaburan
Di angkasa, angkasa raya
Panduan mereka yang berkelana
Perjalanan oh rembulan
Merentasi cakerawala
Petunjuk perkiraan tahunan

Bulan dan bintang menjadi saksi
Kebesaran Ilahi

Sinaran mentari menyinari
Bumi Tuhan ceria kembali
Awan berarak bebasnya
Memayungi alam semesta
Tunduk dan syukur pada Ilahi
Kurniaan abadi

-LAGU KENANGAN WAKTU MASIH SMP-
Read More

Wednesday, November 23, 2011

Rencana Allah itu Indah

Waktu selesai wisuda di minggu pertama saya apply lamaran ke beberapa Perusahaan Telekomunikasi, seperti Indosat dan PT Telkom, saya berdoa dan meminta pada Allah " ya Allah Hamba hanya berharap atas apa apa yang terbaik menurut mu, jika memang pekerjaan yang hamba inginkan ini baik untuk hamba dan membuat hamba lebih dekat denganMu maka dekatkanlah, tetapi jika pekerjaan ini membuat hamba menjadi lalai terhadap perintahMu, maka jauhkanlah, sungguh setiap rezeki yang engkau tetapkan untuk hamba hambaMu tidak akan pernah tertukar, Engkaulah Maha Pemberi Ya Rabb"

Senin Sore ketika sudah masuk waktu ashar dan sayapun shalat, tiba tiba hape saya bergetar, sepanjang shalat hape tersebut terus bergetar, ternyata setelah selesai shalat saya lihat ada 3 kali panggilan dari no yang sama, dan no itu berasal dari no jakarta, dalam hati berkata " mungkin ini adalah telepon panggilan atas lamaran kerja saya" dan setelah saya cek no tersebut, ternyata no tersebut dari Telkom. selama 2 hari sayapun tidak mendapatkan telepon lagi dari setiap lamaran yang saya ajukan ke beberapa perusahaan. dan saya yakin jika memang ini rezeki saya, maka akan ada yang menelepon saya kembali.

Siang setelah dzuhur sekitar pukul 13.00 telepon bergetar, langsung saya angkat, dan ternyata ini adalah telepon panggilan dari Telkom dan saya di minta untuk hadir interview, dan saya pun mengiyakan, dan untuk memastikannya ternyata si bapak yang menelepon saya tadi ternyata sudah mengirimkan email balasan kepada saya, dan kamis pagi saya pun berangkat menuju jakarta, mengikuti prosedur interview dan beberapa tes, keesokan harinya saya pun di telepon kembali dan akhirnya saya di terima bekerja hingga saat ini.

Sungguh Rencana Allah itu indah, dan akan indah ketika rencana itu hadir pada waktunya,


-Gunawan Alfarizi @abdul muis 24/nov/2011-
Read More

Tuesday, November 22, 2011

banci yang rajin sedekah

Pagi yang cerah, seperti biasa berangkat menuju kantor dari rumah ( cikarang ) pukul 05.00 wib dengan menaiki bus 122 jurusan senen-cikarang, salah satu tempat yang biasa saya singgahi untuk menunggu angkot adalah di daerah serong arah tanah abang, tepatnya di abdul muis. di jalan abdul muis ini terdapat sebuah masjid yang bernama masjid jami Ar Rohah tepatnya di jalan abdul muis no 104 jakpus.

Didepan pintu masjid inilah saya terkadang suka agak kaget, setiap pagi sekitar pukul 08.00 ada seorang wanita setengah pria atau pria setengah wanita dengan rambut pendek orange agak kemerah merahan sebeleum ia naik angkot ia selalu rutin mengeluarkan uang dari kantongnya dan memasukkannya kedalam kotak amal yang di ada di depan pintu gerbang masjid Ar Rohah.

Berkata dalam hati "Subhanallah, Semoga Allah memberikan hidayah pada beliau yang setiap harinya selalu bersedekah di pagi hari".

Tapi mulai akhir akhir minggu ini saya sudah jarang melihat beliau melintas di depan masjid Ar Rohah.



-Gunawan Alfarizi Abdul Muis 24/nov/2011-

Read More

Kisah Romantisme Rasulullah SAW bersama sang istri tercinta part 2

Renungkanlah kisah yang dituturkan oleh Aisyah berikut ini,

“Kami keluar bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pada saat safar beliau (untuk melawan kaum Yahudi kabilah bani Mushthaliq), hingga tatkala kami sampai di Al-Baidaa di Dzatulijaisy kalung milikku terputus maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pun berhenti untuk mencari kalung tersebut. Orang-orang yang bersamanya pun ikut berhenti mencari kalung tersebut, padahal mereka tatkala itu tidak dalam keadaan bersuci. Maka orang-orang pun pada berdatangan menemui Abu bakar Ash-Shiddiq dan berkata, ‘Tidakkah engkau lihat apa yang telah diperbuat Aisyah? Ia menyebabkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan orang-orang berhenti padahal mereka tidak dalam keadaan suci (dalam keadaan berwudu). Maka Abu Bakar menemuiku dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sedang berbaring meletakkan kepalanya di atas pahaku dan buliau telah tertidur. Lalu ia berkata, ‘engkau telah menyebabkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berhenti padahal orang-orang dalam keadaan tidak bersuci dan mereka tidak memiliki air’. Aisyah berkata, ‘Abu bakar mencelaku dan berkata dengan perkataannya lalu ia memukul pinggangku dengan tangannya. Dan tidaklah mencegahku untuk bergerak kecuali karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang tidur di atas pahaku. Lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bangun tatkala subuh dalam keadaan tidak bersuci lalu Allah turunkan ayat tentang tayammum. Usaid bin Al-Hudhair mengatakan, “Ini bukanlah awal barokah kalian wahai keluarga Abu bakar.” Aisyah berkata, “Lalu kami pun bersiap melanjutkan perjalanan, ternyata kalung itu berada di bawah unta yang aku naiki tadi.”

Lihatlah bagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memberhentikan pasukan perangnya yang sedang berangkat untuk menyerang orang-orang Yahudi hanya untuk mencari kalung Aisyah yang jatuh. Bahkan disebutkan bahwa kalung Aisyah yang hilang itu nilainya murah, ada yang mengatakan nilainya hanya dua belas dirham. Apalagi di tengah malam dan para sahabat dalam keadaan tidak bersuci dan tidak membawa air. Ini semua menunjukkan bagaimana perhatian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan tawadhu beliau kepada istri-istrinya.

Sangat disayangkan, sebagian suami sangat pelit terhadap istrinya, bukan hanya pelit terhadap hartanya, bahkan pelit terhadap waktunya. Seakan-akan waktunya sangat berharga sehingga tidak pantas untuk dihabiskan bersama istrinya. Sering kita jumpai, ada suami yang tidak sabar untuk menemani istrinya belanja, jalan-jalan, atau kegiatan-kegiatan santai lainnya.

Sumber : Kisahmuslim

Read More

Kisah Romantisme Rasulullah SAW bersama sang istri tercinta

Perhatikan kisah romantisme Rasulullah bersama istrinya Aisyah. Aisyah mengatakan, “Orang-orang Habasyah masuk ke dalam masjid untuk bermain (latihan berpedang), maka Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadaku ‘wahai khumaira (panggilan saying untuk Aisyah), apakah engkau ingin meihat mereka?’, aku menjawab, ‘iya’. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam lalu berdiri di pintu, lalu aku mendatanginya dan aku letakkan daguku di atas pundaknya kemudian aku sandarkan wajahku di pipinya. (setelah agak lama) Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pun bertanya, ‘sudah cukup (engkau melihat mereka bermain)’, aku menjawb, ‘wahai Rasulullah, jangan terburu-buru’, lalu beliau (tetap) berdiri untukku agar aku bisa terus melihat mereka. Kemudian ia bertanya lagi, ‘sudah cukup’, aku pun menjawab, ‘wahai Rasulullah, jangan terburu-buru’. Aisyah berkata, ‘Sebenarnya aku tidak ingin terus melihat mereka bermain, akan tetapi aku ingin para wanita tahu bagaimana kedudukan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam di sisiku dan kedudukanku di sisi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam

Lihatlah bagaiaman tawadhu-nya Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk berdiri menemani Aisyah menyaksikan permainan orang-orang Habasyah, bahkan beliau terus berdiri hingga memenuhi keinginan Aisyah sebagaimana perkataan Aisyah dalam riwayat yang lain, “Hingga akulah yang bosan (melihat permainan mereka).”

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak segan-segan memberikan waktunya kepada istrinya untuk memenuhi keinginan istrinya karena beliau adalah orang yang paling lembut kepada istri dalam segala hal selama masih dalam perkara-perkara yang mubah.

Sumber : Kisahmuslim

Read More

Monday, November 21, 2011

Dibalik Awan Yang hitam ada pelangi

Dibalik Awan Yang hitam ada pelangi yang berwarna Allah SWT menghadirkan awan hitam dan angin kencang, serta hujan dan di selingi dengan halilintar yang memekakan telinga, bukan karena Allah ingin menakut nakuti kita para insan yang ada di bumiNya, tapi Allah ingin menunjukan pada kita bahwa ada pelangi yang indah setelah hujan reda, ya pelangi yang penuh dengan warna, pelangi yang dapat memancing setiap mata yang memandangnya, subhanallah, begitu juga jika dikaitkan dengan kehidupan kita, Allah menghadirkan banyak ujian untuk diri kita, bukan karena Allah tidak sayang pada kita, justru Allah ingin kita melihat betapa indahnya hikmah yang ada di balik setiap ujian yang Allah berikan untuk kita.

Bukan kah badai pasti berlalu seperti dalam liriknya lagu om crisye :)

Maka Mari kita renungkan Firman Allah SWT : Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Al-Insyirah: 5-6).

bukankan ayat ini sering kita dengar, lantas untuk apa kita gusar dan cemas. kita harus yakin bahwa Allah tidak akan menguji HambaNya diluar batas kemampuan kita,

imam Asy Syafi’i pernah berkata dalam bait syair,

Bersabarlah yang baik, maka niscaya kelapangan itu begitu dekat.

Barangsiapa yang mendekatkan diri pada Allah untuk lepas dari kesulitan,

maka ia pasti akan selamat.

Barangsiapa yang begitu yakin dengan Allah, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan.

Barangsiapa yang selalu berharap pada-Nya, maka Allah pasti akan memberi pertolongan.
-Gunawan ALfarizi @MNC 22/11/2011 pkl 11.00-
Read More

INDAHNYA TAMAN HATI

Ada satu taman, yang jika ia indah,
keseluruhan hidup kita akan indah.

Taman itu adalah hati.

Taman hati yang indah itu
berisikan bunga yang namanya syukur,

yang dipupuk dengan tanggung-jawab,

yang disirami dengan pengakuan
bahwa semua hasil adalah pemberian Tuhan,

yang disiangi dengan kejujuran,

dan yang dipagari dan digerbangi
dengan keikhlasan menerima apa pun
sebagai keadaan yang terbaik
yang masih bisa diperbaiki.

Maka,

Janganlah menanami hati
dengan ilalang kemarahan.


-Mario Teguh-

Read More

Sunday, November 20, 2011

RESUME KAJIAN AHAD PAGI 13/11/2011 bersama Aa Gym di MAsjid Istiqlal

Dari Abu dzar Ra. Berkata:” Kekasihku ( Rasulullah ) shallalhu’alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan 7 hal :

  1. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.
  2. Beliau memerintahkan agar aku mlihat yg di bawahku & tak melihat orang yg berada di atasku.
  3. Beliau memerintahkan aku agar meyambungkan silaturahmi meskipun mereka berlaku kasar kepadaku.
  4. Aku dianjurkan memperbanyak ucapan Laa haulaa walaaquwwata illaa billaah.
  5. Aku diperintahkan mengatakan kebenaran meskipun pahit.
  6. Beliau berwasiat agar aku tak takut celaan orang yang memcela dalam berdakwah kpd Allah.
  7. Beliau melarang aku, agar aku tak meminta-minta sesuatupun kepada manusia.

-Masjid Istiqlal, 13 nov 2011-
Read More

Kajian Bersama Pak Aam Amiruddin di Politeknik Telkom

Foto Foto Kegiatan Kajian di Politeknik Telkom Bersama Ustadz Aam Amiruddin




















Read More

SITE SWEET SITE ON MNC TOWER


FOTO FOTO SITE MNC TOWER
diambil dari lantai 25 mnc tower

diambil dari lantai 25 mnc tower
Diambil dari dekat masjid bimantara
Site Sweet Site mnc tower lnt 25
Senja di MNC Tower
diambil dari masjid bimantara, diseberangnya ada menara multimedia telkom solution
Gambar gedung ketika siang hari

Gambar Gedung ketika malam hari

diambil dari menara multimedia telkom sulition lnt 3


Read More

GORDIAN'S KNOT SOLUTION/ SOLUSI GORDIAN KNOT

Iseng Iseng di kantor bawain mainan yang mengasah otak ke kantor, mulai dari manager IT sampe Staff IT mainin GORDIAN'S KNOT SOLUTION/ SOLUSI GORDIAN KNOT semua, hehehe, ya biar gak tegang, untuk lebih lengkapnya cekidot mainan dan cara mainnya :




harga mainan beli di bandung sekitar 20 ribuan :)

sumber tutorial : http://tlpuzzle.weebly.com/gordians-knot.html
Read More

NASEHAT DARI SI BOSS ^_^

Pernah suatu hari saya telat datang ke kantor dengan alasan macet, ya memang macet gak ada alasan lain. Berangkat dari rumah jam 05.00 WIB dan harus sampai di kantor jam 08.00 WIB. dan ketika itu saya pun telat masuk kantor dan baru tiba di kantor pukul 09.00 ( setara perjalanan dari rumah ke bandung ). Tiba Tiba si boss datang ke meja, dan terjadilah dialog hangat di pagi hari :
Si Boss : Assalammualaikum, gun gimana kabar..?
Gun : waalaikumsalam, Allhamdulillah baik pak, bapak gimana kabarnya pak..?
Si Boss : Allhamdulillah saya sehat, :D ( Sambil senyum simetris ).
Si Boss : Kenapa Hari ini datang telat, tumben gak kayak biasanya nih..?
Gun : Iya Pak, Maaf pak tadi macet banget pak di Tol Bekasi Barat
Si Boss : Kamu berangkat jam 05.00 kan gun,..?
Gun : Iya Pak Jam 05.00 Pagi.
Si Boss : Gun ( sambil pegang pundak saya ) kamu pernah dengar kisah Nabi Muhammad
ketika Perang Uhud..?
Gun : Pernah pak, memang kenapa pak..?
Si Boss : Kamu Tau apa yang menyebabkan nabi terluka ketika berperang saat itu, sedangkan ketika itu nabi berpesan kepada pasukan berpanah untuk tidak turun dari bukit walaupun kaum muslim menang ataupun kalah, kaum muslimim hampir saja menang ketika itu, hanya saja para pasukan pemanah yang tidak tidak amanah terhadap pesan nabi, makanya nabi Muhammad ketika itu terluka karena , begitu juga dengan para sahabat yang lain, karena pasukan pemanah tidak berada di posisinya ketika itu dan malah ikut.
Gun : hmmmmmmmmmmmmm,,,
SI Boss : Begitu juga dengan diri kita jika kita tidak amanah terhadapat pekerjaan kita, maka bisa banyak kemungkinan hal hal yang dapat merugikan diri kita dan juga orang lain. :) ( senyum simetrtis )
si Boss : Semoga kamu nanti tidak telat lagi yah, saya doakan mudah2an kamu cepat punya mobil sendiri, jadi nanti kalo ke kantor gak ada halangan lagi untuk terlambat.
Gun : Terima kasih banyak pak nasehatnya, saya benar benar khilaf, Insya Allah saya usahakan dengan sekuat tenaga untuk hadir tepat waktu.
Si Boss : Bagus bagus, lanjutkan ya kerjaannya, kalo belum dhuha, dhuha dulu, biar segar :)
Gun : Siap Pak :)
Read More

Tuesday, November 15, 2011

Ketika Dosa Tak Dirasa; Yang Kecil pun Bisa Menjadi Besar




Saat bergaul dan berinteraksi dengan banyak orang, tanpa disadari kata-kata mengalir dari mulut kita seolah keluar tanpa beban. Tak jarang, bersamaan dengan keluarnya kata-kata, mengalir pula dosa, mulai dari menggunjingkan tetangga, membanggakan dan memamerkan diri, berbohong, dan perbuatan tidak terpuji lainnya.
Semudah itu manusia melakukan dosa. Bahkan, saking terbiasanya sangat banyak dosa-dosa yang sudah tidak dirasa lagi sebagai perbuatan salah yang berat konsekuensinya.
Sebagian besar ulama sepakat bahwa dosa dibagi menjadi dua, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Namun, berbicara “dosa yang tak dirasa” tidak selalu identik dengan dosa kecil. Pun, “dosa tak dirasa” tidak selalu berarti sebagai kecenderungan orang yang tidak sadar akan perbuatan dosa karena kecilnya. Boleh jadi, jika kita lihat fenomena yang ada, dosa besar sekalipun tidak sedikit dianggap biasa dan tidak lagi dirasa sebagai dosa karena saking seringnya dilakukan. Tentu saja, sikap seperti itu jauh lebih berbahaya dari sekadar mengabaikan dosa yang dianggap kecil. Dengan demikian, secara prinsip tidak ada bedanya antara dosa kecil dan dosa besar karena keduanya memiliki potensi ancaman datangnya azab Allah. Selain keduanya juga memiliki peluang yang sama untuk diampuni Allah Swt.
Bisa dikatakan bahwa besar dan kecilnya suatu dosa tidak diukur dengan seberapa besar ancaman siksa yang akan diterima, namun diukur dari seberapa besar kesadaran orang terhadap dosa yang dilakukannya. Boleh jadi dosa itu kecil dan remeh, namun jika dilakukan dengan terus menerus dan tidak disertai istighfar, ia akan menjelma menjadi dosa besar. Pun sebaliknya, boleh jadi dosanya besar, namun karena kesadaran tinggi akan akibat yang ditimbulkan, mendorongnya untuk bertobat dan tidak mengulanginya lagi, maka dosa tersebut sebetulnya menjadi kecil bahkan terhapus di hadapan Allah.
Besar kecilnya suatu dosa juga tidak bisa sepenuhnya dilihat dari jenis dosa tersebut. Terutama untuk menentukan jenis-jenis dosa kecil. Sejauh yang dapat saya amati dari sejumlah kitab-kitab rujukan, jarang sekali para ulama yang mengungkap secara rinci apa saja yang termasuk dosa kecil. Relativitas kecilnya dosa menunjukkan bahwa sebetulnya tidak ada yang besar jika disertai tobat dan tidak ada yang kecil jika dilakukan terus menerus. Sementara, khusus mengenai jenis-jenis dosa besar, cukup gamblang diungkap dalam sejumlah ayat dan hadits.
Dalam buku ini, Dr. Aam Amiruddin bersama dengan Redaksi MaPI mengajak kita berhuhasabah dengan mengintip ke dalam hati kita, sudah bersihkah dari penyakit mengabaikan dosa? Selain itu, dalam buku ini dipaparkan pula ibadah-ibadah mahdah yang bisa menjadi perisai dari setiap dosa dan kesalahan.

INFO :
Judul
Ketika Dosa Tak Dirasa; Yang Kecil pun Bisa Menjadi Besar
Penulis Dr. Aam Amiruddin & Redaksi MaPi
ISBN
978-979-3838-42-7
Ukuran 12 x 18 cm
Halaman
122 hlm
Terbit
Oktober 2011
Penerbit
Khazanah Intelektual
Harga
Rp. 25.000,-
Resensi para Tokoh :
Dalam Diri orang yang kerap berbuat DOSA pasti tidak ada iman yang kokoh. Selain itu,dalam dirinya pasti tidak ada rasa MALU dan tidak takut dengan ancaman azab Allah SWT. Maka, untuk membentengi diri dari perbuatan dosa tidak lain adalah dengan memperkokoh keimanan & ketaqwaan. (KH.Zaenuddin MZ Alm.)

Dampa Negatif dari dosa bisa dirasakan oleh pelakunya secara khusus. Entah pada hati ataupun jasmaninya, dan mungkin dapat berimbas kepada orang lain, seperti perbuatan zalim dan fitnah. Diantara dampak dosa yang dapat memperburuk hati adalah terhalangnya cahaya Allah, selalu galau dan gundah hati, terganggu rasa ketakutan berinteraksi dengan orang ain, kesulitan dalam segala urusan, menjauhkan dari ketaatan, dan membuka pintu kemaksiatan yang lain. Naudzubillahi min dzaalik. Tidak mau terjebak dalam kondisi seperti itu, sudah selayaknya kita memperbanyak beristighfar dan bertobat. (Prof.Dr.H.Dadang Kahmad, M.Si - Ketua PP Muhammadiyah & Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Hakiki tobat yaitu menyesal, meninggalkan perbuatan dosa, dan berazam untuk tidak mengulanginya lagi. Juga penting dilakukan dalam rangka bertobat adalah menghindar dari lingkungan atau pengaruh yang mendorong untuk melakukan perbuatan dosa. Selanjutnya, membaca Al Qur'an dan mentadaburinya serta senantiasa berdoa meminta ampun adalah perbuatan yang mutlak harus dilakukan agar dosa terampuni. Dosa adalah keburukan, sementara tobat adalah kebaikan. Kebaikan bisa menghapus keburukan sebagaimana air membersihkan kotoran. (Prof.Maman Abdurrahman,MA - Ketua PP Persis)

komentar si kang Gun : buku ini luar biasa, membuka mata hati kita untuk lebih peka terhadap dosa dosa yang selama ini tidak kita rasa, tanpa sadar banyak dosa dosa yang kita tabung yang dapat menyebabkan matinya hati karea tidak peka terdapat dosa.
Read More

Masjid Baitul Mushthafa Kawasan MM 2100

Masjid Baitul Musthafa Kawasan MM 2100 merupakan masjid dibaguan di sekitar area lingkungan kerja PT Astra Honda Motor ( AHM ). Masjid ini sudah hampir 5 tahun berdiri sejak tahun 2006. Masjid ini sekarang sudah semakin luas dan saat ini masjid ini memilki sarana untuk manasik haji, lengkap dengan miniatur ka'bah dan tempat lempar jumrah, tempat sai, dll tepatnya berada di samping masjid.

Setiap hari raya besar Islam seperti Ramadhan, idul fitri, idul adha, dll masjid ini selalu ramai di kunjungi oleh para karyawan yang ada di sekitar kawasan MM 2100 dan juga warga sekitar. saat ini masjid ini sedang dalam tahap perluasan ditambah dengan fasilitas yang lain. Selain itu di samping masjid juga ada tempat untuk / kantin yang menjual soto yang cukup terkenal di daerah cikarang dan tentunya banyak peminatnya :)

Bagi yang belum pernah berkunjung silakan datang ke masjid Baitul Mushthafa Kawasan MM 2100.


-Gunawan Afarizi /11/11/2011/-
Read More

Jalan Lurus

"Tidak mungkin orang akan tersasar di jalan yang lurus".

Allah SWT Berfirman :
“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan-jalan yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” [Surah Al-Faatihah: 6-7]

Kita tentu sering melihat kereta api yang melaju dengan sangat cepat di antara 2 batang lintasan besi ( rel ). Kereta api memiliki tempat awal dan tujuan akhir untuk mengantarkan para penumpang agar sampai pada tujuannya. Mungkin kita juga pernah melihat banyaknya kecelakaan kereta api di indonesia, kebanyakan dari kecelakan itu adalah karena jalur rel kereta yang kurang layak sehingga banyak kereta yang keluar jalur sampai terpelanting ke luar lintasan rel dan menyebabkan banyaknya korban luka luka.
Jika kita kaitkan dengan kehidupan kita jalur rel kereta api yang di lalui oleh setiap kereta yang lewat ibarat jalan kehidupan yang manusia tempuh yang sudah di sediakan oleh Allah untuk bisa kita lewati.

Jika kita keluar dari jalur atau lintasan yang Allah sudah tetapkan untuk kita maka yang terjadi adalah kehancuran layaknya kereta yang keluar dari jalur rel nya.

Allah SWT berfiman Tentang jalan untuk meraih cintaNya :
“Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Surah Ali Imran:31]

-Depok, 11/11/2011-
Read More

Cintailah apa yang Allah cintai dan jangan mencintai apa yang Allah tidak cintai

Read More

Monday, November 14, 2011

14 Tipe Karyawan

14 Tipe Karyawan

1. SI PENINDAS
Karyawan tipe ini punya hobi “menindas” teman sekerjanya. Tak jarang, ia memerintah karyawan lain seenaknya.
Solusi: Jangan mau diperlakukan seperti itu. Jelaskan pada pengawas Anda betapa sikapnya itu sangat memengaruhi kinerja Anda.

2. SI DETAIL
Si Detail suka terlalu berlebihan dalam memperhatikan detail, sehingga malah mengurangi efektivitas.
Solusi: Mengerem nafsunya pada detail, agar ia tak kebablasan menjadi negatif. Dengan begitu, ia akan melihat konteks masalah yang lebih besar.

3. SI PERFEKSIONIS
Jika ada sesuatu yang tidak sempurna, karyawan tipe ini akan uring-uringan. Standar kinerjanya biasanya memang tidak realistis, tak seperti karyawan lain.
Solusi: Cobalah bekerja dengan mereka, sehingga mereka dapat membuat perkiraan yang realistis.

4. SI GUNUNG ES
Perubahan, sekecil apa pun, dapat membuat Si Gunung Es kesal. Si satu ini memang tak suka perubahan. Ia suka status-quo.
Solusi: Libatkan orang semacam ini dalam setiap perubahan yang akan dilakukan. Jika mereka menjadi bagian dari perubahan, penolakan mereka akan berkurang pula.

5. SI PERAJUK
Karyawan jenis ini tak jarang menolak tugas yang dibebankan padanya, jika ia merasa tugas itu bukan bagian dari tugasnya.
Solusi: Cobalah cari kesempatan bagi Si Perajuk untuk mendapat pelatihan. Seringkali, sikap ini muncul karena ia merasa kariernya mentok, sehingga tak lagi antusias bekerja.

6. SI PENYEBAR GOSIP
Ia akan merasa menjadi orang penting saat cerita yang ia sampaikan dan besar-besarkan membuat orang-orang di sekitarnya bereaksi.
Solusi: Berikan informasi akurat kepada karyawan. Jika ini Anda lakukan, mereka tak bakal lagi tertarik pada omongan Si Penyebar Gosip.

7. SI PESIMIS
Seorang pesimis menganggap kantor atau bahkan dunia sebagai tempat yang tidak nyaman. Apa pun yang dikerjakan orang lain, ia merasa tak akan menciptakan perubahan baginya.
Solusi: Fokuskan agar ia mau melakukan beberapa kebiasaaan positif untuk membuang sifat negatif yang ia miliki.

8. SI TAK PUNYA KOMITMEN
Karyawan tipe ini tak pernah melakukan pekerjaan dengan serius, sehingga membuat pekerjaan teman sekerjanya menjadi jauh lebih sulit.
Solusi: Ia butuh pengawasan, untuk melihat sejauh mana ia melakukan tugasnya.

9. SI TUKANG JEGAL
Misi utama Si Tukang Jegal adalah untuk tidak setuju dengan pendapat apa pun dan siapa pun. Ia ingin dirinyalah yang benar, tak peduli bagiamana caranya.
Solusi: Tegas dan jangan menyerah. Ia pasti akan kesulitan memberi alasan atau menjelaskan kritiknya, karena memang ia mengritik tanpa alasan, kok.

10. SI BOCAH
Tingkahnya memang masih seperti anak-anak yang tak beroleh mainan yang ia inginkan. Ngambek, menarik diri, dan akhirnya menangis.
Solusi: Orang tipe ini butuh lingkungan yang mendukung dan dorongan yang terus-menerus. Anda juga harus menurunkan tingkat stres dan tekanan yang ia terima.

11. SI RELA BERKORBAN
Ia akan mengerjakan tugas apa pun yang ia terima. Namun, ia juga akan mengeluh, meski mungkin pada dirinya sendiri, tentang beban kerja yang begitu menumpuk, rekan kerja yang tak mau bekerjasama, atau juga persoalan dengan atasan.
Solusi: Anda harus terus-menerus memberi feedback positif kepada karyawan tipe ini. Cara lain, jangan ragu untuk selalu mengirimkan email berisi pujian atas kerja kerasnya.

12. SI GAMANG
Ia sangat gampang jengkel pada kelemahan yang ia miliki, yang biasanya kemudian akan merembet keluar. Yang sering ia katakan adalah: “Duh, kok aku bodoh banget sih!”
Solusi: Usahakan untuk membangun harga dirinya. Beri dia dorongan dan mintalah teman-teman lain untuk juga memberikan dorongan.

13. SI PELEMPAR KESALAHAN
Karyawan tipe ini tak pernah bisa menerima tanggungjawab atau kesalahan, dan menimpakannya pada orang lain.
Solusi: Berikan contoh nyata kepadanya bahwa kesalahan dan kekurangan yang ia buat adalah pangkal persoalan.

14. SI SENSITIF
Sedikit saja ucapan atau tindakan yang Anda lakukan terhadapnya salah, sudah cukup untuk merontokkan hatinya. Dan jika perasaan bersalah itu menumpuk, ia pun akan bertingkah negatif.
Solusi: Jika Anda ingin menyampaikan saran atau kritik kepada Si Sensitif, katakan dengan pelan, dan jangan pernah menyinggung segala hal tentang dirinya.

Read More

Majelis Manajemen Qolbu ( MMQ ) 28 November 2011



Read More