Tuesday, January 17, 2012

CARA MEMBUAT SERVER RADIO STREAMING MENGGUNAKAN SHOUTCAST PADA LINUX ( OLEH OLEH CNM )

Tugas ini saya buat waktu masih kuliah di CNM ( COmputer Network Management ) semester 1, cekidot

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Internet dan kemajuan teknlogi komunikasi kian berkembang, Kehadirannya bisa di manfaatkan sebagai sarana untuk berbagi informasi. Salah satu media yang biasa di gunakan oleh orang untuk bisa mendapatkan informasi adalah dengan mengakses radio. Untuk membangun suatu stasiun radio konvensional tentunya di perlukan perangkat dan juga biaya yang cukup mahal. Kini telah hadir salah satu cara untuk kita membuat server radio sendiri dengan memanfaatkan koneksi internet ataupun lan, dengan perlengkapan yang sederhana dan juga biaya yang murah kita bisa membangun stasiun radio sendiri. Stasiun radio yang di bangun ini biasa di sebut dengan server streaming atau radio streaming. Radio streaming ini bisa di manfaatkan sama persis seperti siaran radio yang biasa kita dengar. Hanya disini kita memanfaatkan paket paket open source untuk membangunnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang berbasis radio, disamping siaran radio yang sifatnya konvensional seperti yang selama ini kita kenal dan kita dengarkan sehari-hari, kini berkembang radio maupun Audio streaming. Kalau dalam radio konvensional materi pembelajaran dipancarkan melalui stasiun pemancar radio dan kita tangkap dengan menggunakan pesawat radio, maka dalam radio streaming materi pembelajaran ditembakkan ke dunia maya (internet). Melalui internet inilah materi pembelajaran dipancarkan ke seluruh belahan dunia. Melalui radio streaming kita dapat mendengarkan materi siaran secara langsung (live) dengan mengaksesnya via internet. Untuk menangkap materi siaran radio streaming diperlukan peralatan Komputer. Selain melalui komputer Siaran Radio Streaming juga dapat diikuti dengan menggunakan Handphone (HP) atau bisa juga diikuti dengan menggunakan Radio Satelit. Disamping radio streaming, saat ini juga berkembang audio streaming.

Kata Kunci : Server, Radio Streaming, Shoutcast, Winamp.

1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan yang di bahas dalam makalah ini adalah :
  1. Bagaimana cara membuat server streaming radio menggunakan shoutcast pada system operasi linux ?
  2. Bagaimana cara implementasi server streaming radio dengan menggunakan koneksi internet ataupun Lan ?
1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah, sebagai berikut :
  1. Mengetahui cara pembuatan server streaming dengan menggunakan shoutcast server pada sistem operasi linux.
  2. Mengatahui bagaimana implementasi dari shoutcast streaming dengan menggunakan koneksi internet ataupun Lan.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengenalan Linux

Linux adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.

Linux merupakan suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.

2.2 Pengertian streaming audio

Streaming adalah sebuah teknologi untuk memaninkan file audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server). Dengan kata lain, file audio ataupun audio yang terletak dalam sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada UE sesaat setelah ada permintaan dari user, sehingga proses running aplikasi yang didownload berupa waktu yang lama dapat dihindari tanpa harus melakukan proses penyimpanan terlebih dahulu. Saat file audio atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data audio tersebut akan bulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file audio dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung. Audio adalah sebuah file yang biasanya adalah yang hanya dibuka dan dimainkan oleh aplikasi multimedia yang digunakan seperti Windows Media Player, Winamp, dan lain sebagainya.Nah yang dimaksud dengan audio streaming adalah Anda bisa melihat langsung audio pada satu halaman web tanpa harus download terlebih dahulu.

2.4 Shoutcast

SHOUTcast adalah sistem multiplatform  transmisi audio melalui Internet ( audio streaming ), yang diciptakan oleh Nullsoft . Gunakan MP3 atau AAC untuk audio encoding dan protokol HTTP (atau multicast) untuk transmisi. Klien dan server dapat menggunakan software yang  tersedia untuk Windows, FreeBSD, GNU / Linux, Mac OS. Program yang kompatibel dengan SHOUTcast memungkinkan pengguna untuk membuat radio  online sendiri dan dapat menggunakan program populer seperti WinAmp , XMMS dan iTunes .
Gambar 2.1 Contoh implementasi shoutcast

BAB III
INSTALASI DAN IMPLEMENTASI

Internet radio merupakan suatu bentuk layanan informasi berupa streaming konten audio menggunakan perangkat elektronik seperti komputer. Dalam satu jaringan terdapat komputer yang memberikan layanan streaming . Layanan ini diberikan dan diatur oleh komputer yang bertindak sebagai streaming server. Streaming server adalah server yang melayani komputer-komputer dalam suatu jaringan intranet ataupun internet dalam bentuk layanan streaming konten audio. Protokol yang umum digunakan dalam internet radio ini adalah Unicast dan Multicast. Streaming server bekerja dalam modus client server , dimana komputer client biasa disebut listener dan dapat meng gunakan program media player seperti Winamp, XMMS, Amarok, Foobar2000, dan media player lainnya yang men dukung streaming yang digunakan untuk mendengarkan konten audio yang dibroadcast. Sedangkan servernya dise but broadcaster bisa menggunakan SHOUTcast, Icecast,Steamcast, SAM 2 Broadcaster, dan lain-lain yang digunakan untuk mengolah konten audio yang siap untuk dialirkan/streaming. Pada bab ini juga akan dibahas tentang instalasi dan kon_gurasi BIND yang bertindak sebagai DNS server. Karena tanpa adanya server DNS , maka listener harus  memasukkan URL ke dalam media player mereka berupa IP address dari komputer server, tentu sangat merepotkan harus menghafal angka dari IP address, oleh karena itulah dibuat suatu server DNS yang akan menerjemahkan IP address ke host ataupun sebaliknya. Sehingga akan lebih mudah untuk memasukkan nama dibandingkan angka. Selain itu, diperlukan DNS server agar inter net radio yang dibuat nanti dapat diakases melalui inter net global. Proses Streaming melalui beberapa tahap  User/listener memasukkan alamat URL server streaming ke dalam media player. Media player agent akan mulai mencari alamat tersebut ke server DNS. Setelah mendapat informasi dari DNS server, lalu menuju ke server streaming. Server streaming akan memverifikasi permintaaan yang datang dan mengumpulkan informasi agent berupa media player yang digunakan dan IP address.

3.1 Instalasi
Untuk melakukan instalasi shoutcast server pada linux kita membutuhkan beberpa hardware dan software yang mendukung.
  1. Hardware :
    1. PC / Laptop ( digunakan untuk instalasi server dan client )
    2. Earphone / micropone
    3. Modem
    4. Kabel RJ 45
    5. Hub
  2. Software :
    1. Sistem operasi linux ubuntu 10.4
    2. Sistem operasi windows xp
    3. Shoutcast-1-9-7-linux-glibc6.tar
    4. Winamp
    5. shoutcast-dsp-1-9-0-windows
    6. sc_trans_posix_040

3.3 Tahap Instalasi dan implementasi
melakukan instalasi shoutcast pada computer server yang berbasis linux redhat.
a.       copy ke /usr/local dan Ekstrak shoutcast-1-9-7-linux-glibc6.tar.gz
                                    # tar –xzvf shoutcast-1-9-7-linux-glibc6.tar.gz

Gambar 3.2 Instalasi paket shoutcast pada linux

a.       copy ke /usr/local dan Ekstrak sc_trans_posix_040.tar.gz
                                    #tar –xzvf  sc_trans_posix_040.tar.gz




a.       Konfigurasi File #vi sc_serv.conf
isikan password ( misal password=lubukpakam )

pastikan  port 8000
Tentukan tempat direktori tempat file lagu-lagu akan diakases oleh client IntroFile=/var/www/Shoutcast/laguku
Save
a.       Konfigurasi pada sc_tarns_linux.conf
            #cd /usr/local/sc_tarns_linux
            #vi sc_tarns_linux.conf
Pastikan password sama seperti sc_serv.conf
Password=cintaku
Port=8000
streamTitle=mymusic_mysong
streamURL=http://192.168.45.100
Genre=nostalgia
Playlistfile=laguku.lst
Save



a.       Jalankan  soutcast #./sc_serv


a.       Instalasi pada computer client aplikasi shoutcast-dsp-1-9-0-windows 



a.       buka pada web browser masukan ip serverhttp://192.168.45.100:8000/


a.       Klik pada song history akan muncul seperti di bawah ini :
a.       Dan setelah selang beberapa menit akan muncul lagu streaming berikutnya seper contoh di bawah ini :



a.       Klik listen untuk membuka aplikasi winamp seperti berikut :



a.       Lalu akan memunculkan  aplikasi winamp seperti di bawah ini :



a.       double klik pada list sebelah kanan lagu untuk mendengarklan musik N   yang    telah   di streaming, maka musik dapat didengarkan secara terurut.

BAB IV
PENUTUP

4. 1 Kesimpulan
    1. Sebagai server streaming, SHOUTcast cukup cepat dalam mem- proses konten streaming, ini terlihat dari hasil coba yang dilakukan.SHOUTcast memiliki performa yang tergolong cukup baik, karena dapat menghasilkan audio yang baik dan waktu delay yang sangat kecil. 
   2. SHOUTcast memiliki fasilitas-fasilitas dan interface administrasi yang memudahkan pemilik internet radio dalam memanajemen server dan konten.
     3. Kongurasi yang tergolong mu dah, bahkan untuk pemula sekalipun.
    4. SHOUTcast biasa digunakan oleh radio kon vensional untuk membroadcast siarannya melalui internet.

4. 2 Saran

Saran Internet radio yang telah diimplementasikan penulis masih perlu mendapat beberapa perhatian seperti masalah keamanan / security. Cara yang paling biasa dilakukan adalah mengganti username dan password hak admin di server SHOUTcast secara berkala. Dalam Internet radio ini juga belum dimasukkan tur voice yang mana bisa mengalirkan suara secara live. Untuk menggunakan fasilitas ini diperlukan tool tambahan yang biasanya telah terintergrasi dengan media player yang dapat mendeteksi secara otomatis port microphone pada komputer. Oleh karena itu, untuk lebih menyempurnakan penulis akan mencoba untuk mengimplementasikan tur voice di kemudian hari. Sehingga dapat dihasilkan internet radio yang mirip seperti radio konvensional.


DAFTAR  PUSTAKA

[1] www.shoutcast.com
[3] elib.unikom.ac.id/download.php?id=73754
[4] papers.gunadarma.ac.id/index.php/industry/article/view/.../10304
[5] library.gunadarma.ac.id/repository/files/227627/10108696/bab-i.pdf
[6] lib.uin-malang.ac.id/thesis/introduction/06550007-hasanul-fahmi.ps










0 comments:

Post a Comment