Monday, January 11, 2010

Sinergi Ary Ginanjar dan Ustadz Yusuf Mansyur


ESQ Leadership Center (ESQ LC) bekerjasama dengan Program Pembibitan Penghafal Al-Quran (PPPA) Daarul Quran mengadakan acara bertema “Silaturahmi Alumni ESQ bersama Ary Ginanjar Agustian dan Ustadz Yusuf Mansur” di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (3/1).

Acara yang dimulai pukul 08:00 WIB ini dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai kota di antaranya; Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Tegal, Kudus, Garut, Lampung, dan Tasikmalaya. Hadir juga beberapa tokoh AM. Fatwa, Taufik Ismail, dan Dwiki Dharmawan. Acara dibuka dengan pembacaan Al Quran Surat Ar Rahman, yang menjelaskan kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya.

Pendiri ESQ, Ary Ginanjar Agustian dalam tausiyahnya mengatakan, acara ini khusus diperuntukkan bagi para wakif dan para pemegang saham yang telah bersama-sama membantu pembangunan Menara 165. Insya Allah dengan wakaf rutin setiap bulannya Menara 165 dapat tegak berdiri, sehingga dapat menjadi amal jariyah bagi para wakif.

Pemegang saham mayoritas Menara 165 adalah kaum dhuafa karena saat ini saham saham PT. Grha 165 telah dimiliki oleh Yayasan Wakaf Nurani Bangsa. Dengan berwakaf untuk pembangunan Menara 165, berbagai aktivitas yang mengangkat perekonomian dan moral kaum yatim piatu dan dhuafa bisa terus digalakkan.

Yang istimewa sekarang ini bulan Muharam 1431 Hijriah. Ary Ginanjar mengajak para alumni merenungkan atas waktu yang telah dilalui di tahun lalu dan waktu yang akan dilalui di tahun baru. Sudahkah pekerjaan yang kita lalui semata-mata menjadi pengabdian hidup kita kepada Allah.

“Tahun ini kita lakukan se­muanya dengan ucapan Bismillahir Rahmanir Rahim (Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) dan ditutup dengan Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) agar menjadi peng­abdian kepada Allah, sehingga akan melahirkan ihsan, iman, dan islam,” ungkap Ary Ginanjar.

Pimpinan Daarul Quran, Ust. Yusuf Mansur dalam tausiyahnya mengatakan, PPPA Daarul Quran mempunyai program Indonesia menghafal Al Quran. Berkat kerja sama dengan ESQ, di tahun 2009 yang lalu telah tercapai penghafal Al Quran sebanyak 100.000 orang.

Kerjasama ESQ LC & PPPA Darul Quran dimulai dengan training ESQ bagi 100 orang ustadz/ustadzah PPPA Daarul Quran secara gratis pada awal Desember tahun lalu.

PPPA Daarul Quran awalnya menjadi laboraturium sedekahnya jamaah Wisatahati. Seiring dengan perkembangan PPPA Daarul Quran, maka Wisatahati merasa perlu menjadikan PPPA bukan sekadar laboratorium saja tetapi menjadi lembaga pengelola sedekah independen yang dikelola secara profesional dan transparan. PPPA Daarul Quran mempunyai visi menyelenggarakan program memuliakan Al-Quran dengan amanah dan profesional.

Dengan menggandeng ESQ LC, target PPPA Daarul Quran dapat dicapai, yakni dengan menjadikan seluruh alumni ESQ menjadi alumni yang hafal Al Quran. Ia berharap, “Kita semua bisa perhatian dan mau menghafal Al Quran.”

Yusuf juga sangat mendukung dan mengajak para alumni ESQ berwakaf rutin setiap bulannya untuk pembangunan Menara 165 dengan 25 lantai. “Gedung ini menjadi gedungnya dhuafa dan dikembalikan lagi hasilnya untuk menggerakkan roda dakwah di bumi Allah.”

Acara silaturahmi alumni ESQ ini juga dihibur grup Nasyid Snada yang menyanyikan lagu “Demi Matahari”. Tak ketinggalan juga sastrawan, Taufik Ismail menampilkan karya puisinya yang berjudul “Jangan Kiranya Ditutupkan itu Cahaya Al Quran”.

Dalam puisinya, “Kita semua merindukan cahaya Quran selalu turun ke bumi kita, sehingga Qalbu kita semua senantiasa cerah karenanya. Robbana janganlah kiranya ditutupkan cahaya itu bagi kami semua. Jangan biarkan Quran di rumah hanya menjadi pelengkap perabotan, tapi jadikanlah Quran pelengkap kehidupan. Robbana kami tidak habis-habis merindukan cahaya Quran. Semoga Dikau limpahkan cahaya Quran bagi jama’ah kami di ESQ, di Indonesia, di seluruh dunia. Amin.”

Anggota Dewan Perwakilan Daerah, AM Fatwa yang juga hadir mengatakan, acara ini luar biasa di dalam memperbarui ihsan, iman, dan islam kita dengan bersama-sama berdzikir dan sekaligus beramal. Kalau semangat ini terus kita jaga dan disebarkan ke lingkungan akan sangat bermanfaat. Ia berharap, semoga kita segera melangkah untuk melaksanakan apa yang sudah menjadi komitmen kita di dalam silaturhmi ESQ.

Ary Ginanjar mengajak seluruh yang hadir berdzikir Asmaul Husna. Sebagai komitmen bersama membangun Menara 165, para alumni yang hadir bersama-sama berinfak dan terkumpul dana sebesar Rp. 99.000.000. “Subhanallah (Maha Suci Allah),” ungkap peserta yang hadir. Hal ini tentunya mengingatkan kita kepada 99 Asmaul Husna.

Ketua Pelaksana, Bramanto Wibisono mengatakan, dana yang terkumpul Insya Allah akan diberikan ke Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa yang nantinya digunakan untuk pembangunan Menara 165. Menara 165 yang dikelola secara professional maka akan menjadi produktif dan keuntungannya akan diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan fakir miskin. “Insya Allah akan menjadi amal jariyah bagi para wakif.” (tino/ida - www.esqmagazine.com)

0 comments:

Post a Comment